Program

Program Terestrial

Kanopi
Berau, Kalimantan Timur Hutan hujan memberikan layanan ekologis, termasuk menyimpan ratusan milyar ton karbon, melindungi dari banjir dan kekeringan, menstabilkan tanah, mempengaruhi pola curah hujan © YKAN

Program Terestrial

YKAN mendorong praktik pengelolaan hutan secara lestari, terhindar dari penggundulan, dan berkontribusi dalam mengatasi perubahan iklim melalui 4 strategi, yaitu:

  • Hutan Hujan Tropis

    Kerangka Mitigasi Perubahan Iklim Tingkat Nasional dan Subnasional

    YKAN memfasilitasi penggalangan komitmen pembangunan hijau melalui mobilisasi kondisi pemungkin dan mendukung implementasi solusi iklim alami melalui inisiatif model pembangunan hijau. Info lebih lanjut

  • Salah satu tokoh penjaga Hutan Wungun di Desa Long Duhung, Berau, Kalimantan Timur

    Pengelolaan Hutan Lestari

    YKAN mendorong pengelolaan hutan produksi lestari (PHPL) dengan mendorong sertifikasi wajib PHPL melalui pendampingan teknis konsesi hutan alam produksi. Info lebih lanjut

  • Masing-masing tanaman kelapa sawit ditempatkan dengan hati-hati dengan lebih dari 100 pohon untuk setiap areal lahan seukuran lapangan sepak bola

    Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan

    YKAN mendukung perlindungan areal bernilai konservasi tinggi (ANKT) dengan memberikan bantuan teknis kepada Pemerintah Kalimantan Timur dan Kabupaten Berau. Info lebih lanjut

  • Orang Mapnan

    Pengelolaan Sumber Daya Alam Berbasis Masyarakat

    YKAN mendorong pemberdayaan masyarakat dengan pendekatan SIGAP melalui fasilitasi hak akses dan pengelolaan sumber daya alam, pengembangan penghidupan berkelanjutan, dan penguatan tata kelola pemerintahan desa. Info lebih lanjut

Tujuan Program Terestrial Pada 2024:

  • Hutan lestari

    7,6 jt

    7,6 juta hektare hutan dikelola secara lestari.

  • Logging

    1,4 jt

    1,4 juta hektare hutan terhindar dari penggundulan hutan.

  • Co2 icon

    48 jt

    48 juta ton karbon dioksida per tahun berkontribusi terhadap penurunan emisi karbon nasional

Untuk dapat melihat laporan sebelumnya klik disini.