Publikasi

Dokumen

Siput Lola
Siput Lola Bernilai Tinggi Dikenal sebagai hewan nokturnal, yaitu biota yang aktif pada malam hari untuk mencari makanan maupun mencari habitat yang disukainya. Lola merupakan hewan hebivora. © Awaludinnoer
Pembelajaran SIGAP Long Duhung

Pembelajaran proses fasilitasi SIGAP dari desa pilot Long Duhung, Kabupaten Berau.

Unduh

Infografis Indonesia Program

  • Pemanenan Berdampak Rendah Reduced Impact Logging (RIL) merupakan pemanenan yang dilaksanakan melalui perencanaan dan pengendalian yang teliti untuk meminimalkan dampak lingkungan terhadap tegakan hutan dan tanah. RIL dikembangkan sejak awal tahun 1990-an dan saat ini diterapkan di banyak area konsesi hutan produksi di Indonesia.

    Pemanenan Berdampak Rendah Emisi Karbon

    Infografis

    Pemanenan Berdampak Rendah Reduced Impact Logging (RIL) merupakan pemanenan yang dilaksanakan melalui perencanaan dan pengendalian yang teliti untuk meminimalkan dampak lingkungan terhadap tegakan hutan dan tanah.

    Unduh
  • Infografik Karakterisasi Sampah.

    Karakterisasi Sampah

    Infografis

    Karakterisasi sampah desa Kulati, TN Wakatobi bersama CBT Poassa Nuhada

    Unduh
  • Infografik Menjaga Kelestarian Ekosistem Pesisir Kabupaten Berau.

    Ekosistem Pesisir

    Infografis

    Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Kepulauan Derawan (KKP3K KDPS) menetapkan 3 ekosistem pesisir (Hutan Bakau, Padang Lamun, Terumbu Karang) sebagai target konservasi.

    Unduh
  • Infografik Ekosistem Mangrove.

    Ekosistem Mangrove

    Infografis

    Mangrove adalah hutan yang sangat produktif yang terbangun dari sekelompok pohon dan semak hijau yang hidup di pesisir, di zona pasang surut di beberapa wilayah tropis dan sub tropis. Hutan mangrove memiliki akar nafas yang lebat yang membuatnya dapat tumbuh di atas genangan air laut.

    Unduh
  • Infografik Mengenal Hiu Paus.

    Hiu Paus

    Infografis

    Hiu totol (Rhincodon typus) jenis hiu dan ikan terbesar di dunia. Hiu totol hidup sendirian (soliter) tidak berkelompok.

    Unduh
  • Infografik KKP3K-KDPS.

    KKP3K-KDPS

    Infografis

    Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Kepulauan Derawan dan Sekitarnya. KKP3K-KDPS ditetapkan berdasarkan KEPMEN KELAUTAN DAN PERIKANAN No. 87/ KEPMEN-KP/2016 tentang Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Kepulauan Derawan dan Perairan Sekitarnya di Kabupaten Berau.

    Unduh
  • Infografik Terumbu Karang.

    Terumbu Karang

    Infografis

    Puncak dari terumbu karang yang sehat berada dekat dengan permukaan dan berfungsi sebagai pemecah ombak alami yang utama mengurangi sebagian besar energi gelombang dan membantu melindung, masya,akat pesisir.

    Unduh
  • Infografik Pengenalan Penyu Laut.

    Pengenalan Penyu

    Infografis

    Penyu adalah reptil laut. Mereka menghuni perairan laut tropis dan sub tropis di seluruh dunia. Tempurungnya terdiri atas tempurung bagian atas (carapace) dan bagian bawah (plastror).

    Unduh
  • Infographic Perkembangbiakan Penyu.

    Perkembangbiakan Penyu

    Infografis

    Perkawinan penyu berlangsung di laut. Satu atau lebih penyu jantan dapat mengawini seekor penyu betina.

    Unduh
  • Infografik Menjaga Kelestarian Penyu Di Kabupaten Berau

    JAGA KELESTARIAN PENYU DI KABUPATEN BERAU

    Infografis

    Penyu termasuk satwa dilindungi Negara Indonesia berdasarkan UU No. 5 Tahun 1990. Oleh karena itu, dilarang mengambil/membunuh/menyimpan/memperjualbelikan Penyu beserta semua produk turunannya.

    Unduh
  • Infografik Bagaimana Penyu Menjaga Kesehatan Laut?

    Bagaimana Penyu Menjaga Kesehatan Laut?

    Infografis

    Penyu dikenal sebagai “tukang kebun lautan” karena membantu menjaga terumbu karang dan rumput laut tetap sehat. Melindungi penyu berarti juga melindungi berbagai ekosistem dan jasa lingkungan.

    Unduh
  • Infografik Bahaya yang Mengancam Penyu.

    Bahaya yang Mengancam Penyu

    Infografis

    Ada 7 spesies penyu di dunia dan 6 diantaranya ditemukan di perairan Indonesia. Sebagian besar spesies penyu rentan atau terancam punah.

    Unduh
  • Infografik Pedoman Perilaku Berinteraksi Di Danau Kakaban

    Ekologi Danau Kakaban

    Infografis

    Danau Kakaban adalah salah satu danau air asin terbesar di dunia, dengan luas sekitar 400 hektare. Ia merupakan sebuah sistem danau air asin yang terhubung ke laut melalui saluran-saluran air yang kecil di bawah tanah. Danau Kakaban diperkirakan terbentuk dari atoll karang yang terangkat.

    Unduh
  • Infografik Kehidupan Di Danau Kakaban.

    Kehidupan di Danau Kakaban

    Infografis

    Informasi mengenai perairan unik Berau dan bagaimana Anda dapat turut melestarikannya.

    Unduh
  • Infografik Kawasan Konservasi Perairan Daerah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

    Kawasan Konservasi Perairan Daerah Kabupaten Berau

    Infografis

    Luas Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Kepulauan Derawan: 285.548,95 Hektar.

    Unduh
  • Infografik Kawasan Konservasi Perairan Kepulauan Raja Ampat, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat.

    Kawasan Konservasi Perairan Kepulauan Raja Ampat

    Infografis

    Kawasan Konservasi Perairan Kepulauan Raja Ampat, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat.

    Unduh
  • Infografik Taman Nasional Wakatobi Provinsi Sulawesi Tenggara.

    Taman Nasional Wakatobi

    Infografis

    Taman Nasional Wakatobi Provinsi Sulawesi Tenggara

    Unduh
  • Infografik Taman Nasional Perairan Laut Sawu, Nusa Tenggara Timur.

    Taman Nasional Perairan Laut Sawu

    Infografis

    Taman Nasional Perairan Laut Sawu, Nusa Tenggara Timur

    Unduh

Lembar Fakta Indonesia Program

  • Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) adalah organisasi nirlaba berbasis ilmiah yang hadir di Indonesia sejak 2014.

    Profil Yayasan Konservasi Alam Nusantara

    Lembar Fakta

    Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) adalah organisasi nirlaba berbasis ilmiah yang hadir di Indonesia sejak 2014.

    Unduh
  • Edisi perdana buletin tiga bulanan “Risalah Alam” dari YKAN ini
membingkainya dalam beberapa kisah kemitraan dari tiap-tiap
wilayah kerja, baik untuk mendukung konservasi program
terestrial maupun pesisir dan kelautan.

    Risalah Alam Edisi 01

    Lembar Fakta

    Edisi perdana buletin tiga bulanan “Risalah Alam” dari YKAN ini membingkainya dalam beberapa kisah kemitraan dari tiap-tiap wilayah kerja, baik untuk mendukung konservasi program terestrial maupun pesisir dan kelautan.

    Unduh
  • Program SIGAP mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat di kampung-kampung yang lebih dulu untuk melakukannya. Kini mereka mampu merencanakan pembangunan sekaligus mempertahankan konservasi sumber daya alam, hutan, dan lahan yang menjadi aset kampung.

    Masyarakat Sigap Menjaga Kebun Berkelanjutan

    Lembar Fakta

    Program SIGAP mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat di kampung-kampung yang lebih dulu untuk melakukannya. Kini mereka mampu merencanakan pembangunan sekaligus mempertahankan konservasi sumber daya alam, hutan, dan lahan yang menjadi aset kampung.

    Unduh
  • Kalimantan Timur merupakan salah satu provinsi dengan kekayaan ekologi dan ekonomi tertinggi di Indonesia. Kendati demikian, Kalimantan Timur juga menghadapi tantangan berupa warisan tiga dekade akibat pengelolaan hutan alam, perkebunan kelapa sawit dan pertambangan yang tidak berkelanjutan.

    Kolaborasi Hijau untuk Forum Komunikasi Perkebunan Berkelanjutan

    Lembar Fakta

    Kalimantan Timur merupakan salah satu provinsi dengan kekayaan ekologi dan ekonomi tertinggi di Indonesia. Kendati demikian, Kalimantan Timur juga menghadapi tantangan berupa warisan tiga dekade akibat pengelolaan hutan alam, perkebunan kelapa sawit dan pertambangan yang tidak berkelanjutan.

    Unduh
  • Sektor perkebunan berperan penting dalam perekonomian Indonesia. Pada 2021, kontribusi sektor perkebunan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional mencapai 3,94 persen. Adapun komoditas perkebunan yang menjadi andalan nasional adalah kelapa sawit, karet, kelapa, kopi, dan kakao.

    Transformasi Sistem Informasi Perkebunan untuk Indonesia Lestari

    Lembar Fakta

    Sektor perkebunan berperan penting dalam perekonomian Indonesia. Pada 2021, kontribusi sektor perkebunan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional mencapai 3,94 persen. Adapun komoditas perkebunan yang menjadi andalan nasional adalah kelapa sawit, karet, kelapa, kopi, dan kakao.

    Unduh
  • YKAN bersama mitra-mitra yang lain terus mendukung
implementasi prinsip mitigasi dan kompensasi
untuk pengembangan perkebunan kelapa sawit yang
berkelanjutan.

    Strategi Pengelolaan Perkebunan Sawit Berkelanjutan

    Lembar Fakta

    YKAN bersama mitra-mitra yang lain terus mendukung implementasi prinsip mitigasi dan kompensasi untuk pengembangan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan.

    Unduh
  • Lembar fakta Hutan Lindung Sungai Wain

    Hutan Lindung Sungai Wain

    Lembar Fakta

    Berjarak 15 kilometer dari pusat kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Hutan Lindung Sungai Wain (HLSW) menjadi penopang kehidupan wilayah urban Balikpapan.

    Unduh
  • Lembar Fakta Geliat Kakao dari Kutai Timur

    Geliat Kakao dari Kutai Timur

    Lembar Fakta

    Kakao merupakan salah satu komoditi unggulan yang memiliki peranan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Luas perkebunan kakao di Indonesia mencapai 1,5 juta hektare.

    Unduh
  • Lembar fakta Solusi Iklim Alami di Indonesia

    Solusi Iklim Alami di Indonesia

    Lembar Fakta

    NCS adalah serangkaian strategi perlindungan, restorasi dan perbaikan pengelolaan lahan untuk mitigasi perubahan iklim (Griscom et al., 2017).

    Unduh
  • Seberapa besar kontribusi
mangrove dalam mencapai target
pengurangan emisi NDC Indonesia?

    Pengurangan Emisi NDC

    Lembar Fakta

    Seberapa Besar Kontribusi Mangrove dalam Mencapai Target Pengurangan Emisi NDC Indonesia?

    Unduh
  • SOP Konflik Tenurial Kawasan Hutan Dinas Kehutanan Kalimantan Timur

    SOP Konflik Tenurial Kawan Hutan

    Lembar Fakta

    Standar Operasional Prosedur ini dibuat sebagai panduan dan pedoman dalam pengidentifikasian, penerimaan pengaduan, proses penyelesaian, dan pemantauan pasca penyelesaian konflik.

    Unduh
  • Laporan webinar Resolusi bagi Konservasi Gambut yang Berkelanjutan di Indonesia

    Resolusi bagi Konservasi Gambut yang Berkelanjutan

    Lembar Fakta

    Ekosistem gambut di Indonesia masih terancam keberadaannya akibat laju deforestasi dan degradasi yang dipicu berbagai faktor, seperti pembalakan hutan, kebakaran, dan praktik-praktik pertanian yang kurang sesuai dengan kaidah konservasi.

    Unduh
  • Kekuatan Mangrove untuk Pencapaian Target NDC Indonesia

    Kekuatan Mangrove untuk Pencapaian Target NDC

    Lembar Fakta

    Mangrove adalah cara paling efektif dan efisien dalam sekuestrasi karbon, yaitu menangkap carbon CO₂ yang ada di atmosfer dan menyimpannya di tanah.

    Unduh
  • Lembar fakta Manfaat MPA (Abon Ikan)

    Manfaat MPA (Abon Ikan)

    Lembar Fakta

    Kelompok abon Ibu-Ibu Kampung Limalas terbentuk sejak April 2015, anggota dari kelompok ini merupakan ibu-ibu yang juga tergabung dalam koperasi Embun Raja Ampat Selatan.

    Unduh
  • Rapid growth in the tourism sector will require
careful strategic planning with participation from
communities to ensure that environmental and
social values are protected.

    Sustainable Solution to Indonesia's Marine Tourism

    Lembar Fakta

    Rapid growth in the tourism sector will require careful strategic planning with participation from communities to ensure that environmental and social values are protected.

    Unduh
  • MCAs can be formal or informal,
involve any combination of partners
including local resource owners,
managers, or users, and sets guidelines
on collective action that will be
taken to achieve agreed-upon marine
conservation goals.

    Marine Conservation Agreements Providing Social, Cultural and Economic Benefits to Local Communities

    Lembar Fakta

    MCAs can be formal or informal, involve any combination of partners including local resource owners, managers, or users, and sets guidelines on collective action that will be taken to achieve agreed-upon marine conservation goals.

    Unduh
  • Rapid growth in the tourism sector will require
careful strategic planning with participation from
communities to ensure that environmental and
social values are protected.

    Sustainable Solution to Indonesia's Marine Tourism

    Lembar Fakta

    Rapid growth in the tourism sector will require careful strategic planning with participation from communities to ensure that environmental and social values are protected.

    Unduh
  • By 2025, 15 million hectares of Indonesia's coastal habitats are sustainably managed to support coastal livelihoods, sustainable fisheries, and Indonesia biodiversity.

    Indonesia Ocean Program

    Lembar Fakta

    By 2025, 15 million hectares of Indonesia's coastal habitats are sustainably managed to support coastal livelihoods, sustainable fisheries, and Indonesia biodiversity.

    Unduh

2022-2023

Laporan Kuartal ITP

  • Januari-Maret

    Januari-Maret 2022

    Laporan Kuartal

    Unduh

2021-2022

Laporan Kuartal ITP

  • Oktober - Desember 2021

    Oktober-Desember 2021

    Laporan Kuartal

    Unduh
  • Juli-Oktober 2021

    Laporan Kuartal

    Unduh
  • April-Juni 2021

    April-Juni 2021

    Laporan Kuartal

    Unduh

2020-2021

Laporan Kuartal ITP

  • Januari-Maret 2021

    Januari-Maret 2021

    Laporan Kuartal

    Unduh
  • Oktober-Desember 2020

    Oktober-Desember 2020

    Laporan Kuartal

    Unduh
  • Juli-September 2020

    Juli-September 2020

    Laporan Kuartal

    Unduh

2019-2020

Laporan Kuartal ITP

  • April-Juni 2020.

    April-Juni 2020

    Laporan Kuartal

    Unduh
  • Januari-Maret 2020

    Januari-Maret 2020

    Laporan Kuartal

    Unduh
  • Oktober-Desember 2019

    Oktober-Desember 2019

    Laporan Kuartal

    Unduh
  • Juli-September 2019

    Juli-September 2019

    Laporan Kuartal

    Unduh
  • April-Juni 2019.

    April-Juni 2019

    Laporan Kuartal

    Unduh

Fiskal Tahun 22

2021-2022

  • Indonesia Ocean Program Highlights.

    Oktober-Desember 2021

    Laporan Bimonthly

    Unduh
  • Indonesia Ocean Program Highlights.

    Juli-September 2021

    Laporan Bimonthly

    Unduh

Buku & Jurnal Indonesia Program

  • Buku kumpulan salinan regulasi daerah terkait perkebunan berkelanjutan dicetak atas kerja sama antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Forum Komunikasi Perkebunan Berkelanjutan Kalimantan Timur dengan Yayasan Konservasi Alam Nusantara dan didukung oleh Pemerintah Jerman (Federal Ministry for The Environment, Nature Conservation and Nuclear Safety) untuk Proyek Pembangunan Perkebunan Sawit Rendah Emisi di Berau dan Kalimantan Timur.

    Kumpulan Salinan Regulasi Daerah Provinsi Kalimantan Timur Tentang Perkebunan Berkelanjutan

    Buku/Jurnal

    Unduh
  • Pengembangan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Berau dalam 10 tahun terakhir sejak tahun 2010 telah mengalami peningkatan signifikan hingga mencapai empat kali lipat. Jika pada tahun 2010 sebesar 35.582,70 ha maka pada tahun 2019 luas perkebunan kelapa sawit mencapai 135.090,76 ha (Publikasi BPS Berau dalam Angka 2010 dan 2019). 
Berdasarkan informasi tersebut maka penting untuk mempertahankan produktivitas area peruntukan perkebunan yang masih tersisa di Kabupaten Berau, termasuk melestarikan area dengan nilai konservasi tinggi sesuai dengan pedoman yang telah ada.

    Dokumentasi Area dengan Nilai Konservasi Tinggi (ANKT) dan Penerapan Praktik Perkebunan yang Baik

    Buku/Jurnal

    Unduh
  • Indonesia menjadi salah satu produsen kelapa sawit terbesar di dunia. Menurut data terakhir Badan Pusat Statistik (2021), provinsi Kalimantan Timur memiliki lahan perkebunan sawit sebesar 1,36 juta hektare. Sekitar 75 persen dari total wilayah Berau atau sekitar 1,6 juta hektare masih berupa hutan. Karena sebagian besar lahan yang memenuhi syarat untuk pengembangan perkebunan sawit masih berupa hutan primer dan sekunder, maka jika kawasan tersebut terkonversi akan menghasilkan hingga 60 juta ton emisi karbon hutan (CPI, 2018). Perkebunan kelapa sawit berkelanjutan dapat mengurangi dampak tersebut, sekaligus menjaga kawasan-kawasan bernilai konservasi tinggi. Dengan perizinan yang benar maka jumlah konflik tenurial akan menurun dan area dengan nilai konservasi tinggi tetap terjaga.

    Cerita di Kebun Sawit | Praktik Kelapa Sawit Berkelanjutan di Kalimantan Timur

    Buku/Jurnal

    Perkebunan kelapa sawit berkelanjutan dapat mengurangi dampak tersebut, sekaligus menjaga kawasan-kawasan bernilai konservasi tinggi. Dengan perizinan yang benar maka jumlah konflik tenurial akan menurun dan area dengan nilai konservasi tinggi tetap terjaga.

    Unduh
  • Diperlukan sinergi pengelolaan kawasan/area hutan produksi dan hutan lindung dengan prinsip-prinsip berkelanjutan dan memperhatikan aspek-aspek esensial berdasarkan nilai ekosistem. Oleh karena itu, pengetahuan awal tentang adanya ekosistem yang memiliki nilai penting di luar kawasan konservasi (Kawasan Ekosistem Esensial/KEE) menjadi penting dan dibutuhkan.

    Atlas Indikatif Kawasan Ekosistem Esensial Provinsi Kalimantan Timur | Dinas Provinsi Kalimantan Timur

    Buku/Jurnal

    Diperlukan sinergi pengelolaan area hutan produksi dan hutan lindung dengan prinsip-prinsip berkelanjutan dan memperhatikan aspek-aspek esensial berdasarkan nilai ekosistem. Karena itu, pengetahuan awal tentang adanya ekosistem yang memiliki nilai penting di luar kawasan konservasi menjadi penting.

    Unduh
  • Mangroves are an important ecosystem that provides valuable social, economic, and environmental services. Indonesia has placed mangroves on its national priority agenda in an important effort to sustainably manage this ecosystem and achieve national climate commitments. However, mangrove management is faced with complex challenges encompassing social, ecological, and economic issues. In order to achieve the government’s commitments and targets regarding mangrove restoration and conservation, an in-depth study on and critical review of mangrove management in Indonesia was conducted herein. This work aimed to provide a comprehensive analysis of the challenges and strategic recommendations for sustainable mangrove management in Indonesia. SWOT analysis was carried out to understand the strengths, weaknesses, opportunities, and threats related to mangrove management in Indonesia. To address these gaps, we reviewed the existing policies, current rehabilitation practices, environmental challenges, and research and technology implementations in the field. We found that strategies on mangrove ecosystem protection, such as improving the function and value of mangrove forests, integrating mangrove ecosystem management, strengthening political commitments and law enforcement, involving all stakeholders (especially coastal communities), and advancing research and innovations, are crucial for sustainable mangrove management and to support the national blue carbon agenda.

    Challenges and Strategies for Sustainable Mangrove Management in Indonesia: A Review

    Buku/Jurnal

    Indonesia has placed mangroves on its national priority agenda in an important effort to sustainably manage this ecosystem and achieve national climate commitments. However, mangrove management is faced with complex challenges encompassing social, ecological, and economic issues.

    Unduh
  • Mangroves comprise only ≈2.6% of Indonesia's total forest area, their degradation and deforestation accounted for ≈10% of total greenhouse gas emissions arising from the forestry sector. The large source of green- house gas emissions from a relatively small proportion of the forest area underscores the value for inclusion of mangroves as a natural climate solution.

    Contributions of Mangrove Conservation and Restoration to Climate Change Mitigation in Indonesia

    The large source of green- house gas emissions from a relatively small proportion of the forest area underscores the value for inclusion of mangroves as a natural climate solution.

    Unduh
  • Governance issues related to the management and conservation of mangrove ecosystems to support climate change mitigation actions in Indonesia

    Governance issues related to the management and conservation of mangrove ecosystems to support climate change mitigation actions in Indonesia

    Mangrove ecosystems in Indonesia show great promise in contributing to climate change mitigation, but they continue to experience significant degradation primarily because of aquaculture conversion.

    Unduh
  • Drainage is a major means of the conversion of tropical peat forests into agriculture. Accordingly, drained peat becomes a large source of carbon. However, the amount of carbon (C) loss from drained peats is not simply measured. The current C loss estimate is usually based on a single proxy of the groundwater table, spatially and temporarily dynamic. The relation between groundwater table and C emission is commonly not linear because of the complex natures of heterotrophic carbon emission. Peatland drainage or lowering groundwater table provides plenty of oxygen into the upper layer of peat above the water table, where microbial activity becomes active. Consequently, lowering the water table escalates subsidence that causes physical changes of organic matter (OM) and carbon emission due to microbial oxidation. This paper reviews peat bulk density (BD), total organic carbon (TOC) content, and subsidence rate of tropical peat forest and drained peat. Data of BD, TOC, and subsidence were derived from published and unpublished sources. We found that BD is generally higher in the top surface layer in drained peat than in the undrained peat. TOC values in both drained and undrained are lower in the top and higher in the bottom layer. To estimate carbon emission from the top layer (0–50 cm) in drained peats, we use BD value 0.12 to 0.15 g cm-3, TOC value of 50%, and a 60% conservatively oxidative correction factor. The average peat subsidence is 3.9 cm yr-1. The range of subsidence rate per year is between 2 and 6 cm, which results in estimated emission between 30 and 90 t CO2e ha-1 yr-1. This estimate is comparable to those of other studies and Tier 1 emission factor of the 2013 IPCC GHG Inventory on Wetlands. We argue that subsidence is a practical approach to estimate carbon emission from drained tropical peat is more applicable than the use of groundwater table.

    The Use of Subsidence to Estimate Carbon Loss

    Buku/Jurnal

    Drainage is a major means of the conversion of tropical peat forests into agriculture. Accordingly, drained peat becomes a large source of carbon. However, the amount of carbon (C) loss from drained peats is not simply measured.

    Unduh
  • Exploring the status of the Indonesian deep demersal fishery using length-based stock assessments

    Exploring the status of the Indonesian deep demersal fishery using length-based stock assessments

    Buku/Jurnal

    The deep demersal snapper-grouper fishery in Indonesia is a data-poor fisheries resource that provides food security and a source of income to millions globally.

    Unduh
  • Indonesia that has the highest mangrove cover in the world
has lost its mangroves significantly in 1980s

    Mangrove Deforestation and CO2 emissions

    Buku/Jurnal

    Mangroves are unique intertidal ecosystems that are experiencing high rates of deforestation throughout the world. Indonesia that has the highest mangrove cover in the world has lost its mangroves significantly in 1980s.

    Unduh
  • Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur-sebagai provinsi yang tinggal sedikit menyisakan hutan dataran rendah akibat laju eksploitasi untuk kepentingan pembangunan ekonomi-berpendapat bahwa pengelolaan KEE skala bentang alam secara kolaboratif menjadi signifikan untuk diimplementasikan di tingkat tapak.

    Menuju Konservasi Alam Terpadu Skala Bentang Alam | Pembelajaran dari Kawasan Ekosistem Esensial Wehea-Kelay

    Buku/Jurnal

    Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sebagai provinsi yang tinggal sedikit menyisakan hutan dataran rendah akibat laju eksploitasi untuk kepentingan pembangunan ekonomi-berpendapat bahwa pengelolaan KEE skala bentang alam secara kolaboratif menjadi signifikan untuk diimplementasikan di tingkat tapak

    Unduh
  • Upaya perlindungan keanekaragaman hayati telah dilakukan oleh pemerintah Indonesia dengan menetapkan sebanyak 554 unit kawasan konservasi seluas 271 ribu km2. Namun kawasan konservasi tersebut dipandang belum cukup untuk melindungi keanekaragaman hayati di Indonesia. Hal itu dikarenakan diperkirakan terdapat sekitar 80% keanekaragaman hayati baik pada tingkat gen, jenis dan ekosistem yang penting masih berada di luar kawasan konservasi (Perdirjen KSDAE 2016).

    Praktik Terbaik: Pengelolaan Habitat Satwa Terancam Punah dalam Skala Bentang Alam | Sebuah Pembelajaran dari Kawasan Ekosistem Esensial Wehea-Kelay

    Buku/Jurnal

    Upaya perlindungan keanekaragaman hayati telah dilakukan oleh pemerintah Indonesia dengan menetapkan sebanyak 554 unit kawasan konservasi seluas 271 ribu km2. Namun kawasan konservasi tersebut dipandang belum cukup untuk melindungi keanekaragaman hayati di Indonesia.

    Unduh
  • Berawal dari 38 ribu hektar hutan produksi kayu batangan yang diberhentikan konsesinya dan kemudian dikelola oleh masyarakat Adat Dayak Wehea sebagai sebuah kawasan lindung adat. Sejak 2013, 29ribu hektare kawasan yang berada di administrasi Kutai Timur telas resmi berstatus hutan lindung.

    Kanvas Alam Wehea-Kelay

    Buku/Jurnal

    Berawal dari 38 ribu hektar hutan produksi kayu batangan yang diberhentikan konsesinya dan kemudian dikelola oleh masyarakat Adat Dayak Wehea sebagai sebuah kawasan lindung adat. Sejak 2013, 29ribu hektare kawasan yang berada di administrasi Kutai Timur telah resmi berstatus hutan lindung.

    Unduh
  • Tujuan dari pembentukan forum KEE Wehea-Kelay adalah mengelola habitat orangutan kalimantan (Pongo pygmaeus morio) dalam skala bentang alam denganmelibatkan para pihak. Pengelolaan yang dimaksud adalah pengarusutamaan praktik-praktik pengelolaan terbaik (best management practices) dalam upaya melindungi habitat orangutan kalimantan in-situ di luar kawasan konservasi.

    Panduan Pengelolalaan Habitat Orang Utan di Bentang Alam Wehea-Kelay

    Buku/Jurnal

    Tujuan dari pembentukan forum KEE Wehea-Kelay adalah mengelola habitat orangutan kalimantan dalam skala bentang alam denganmelibatkan para pihak. Pengelolaan yang dimaksud adalah pengarusutamaan praktik-praktik pengelolaan terbaik (best management practices) dalam upaya melindungi habitat orangutan

    Unduh
  • Orang utan menjadi agen alami regenerasi hutan, sumber penelitian, dan pengembangan ilmu pengetahuan untuk kesejahteraan manusia.

    Orang utan dan Habitatnya di Bentang Alam Wehea-Kelay

    Buku/Jurnal

    Orang utan menjadi agen alami regenerasi hutan, sumber penelitian, dan pengembangan ilmu pengetahuan untuk kesejahteraan manusia.

    Unduh
  •  Bentang Alam Wehea-Kelay mencakup sebuah kawasan seluas 532.143 ha yang status tipologinya didominasi oleh hutan (87%), sedangkan sisanya sebagai nonhutan (13%). Bentang Alam KEE Wehea-Kelay penuh dengan warisan kekayaan flora, fauna, dan nilai sosial budaya masyarakat yang masih terjaga. Dengan integrasi berbagai unit manajemen yang meliputi areal hutan lindung, areal konsesi IUPHHK, dan perkebunan kelapa sawit, potensi keanekaragaman hayati di Bentang Alam Wehea-Kelay diharapkan terus tetap terjaga.

    Warisan Alam Wehea-Kelay

    Buku/Jurnal

    Bentang Alam Wehea-Kelay mencakup sebuah kawasan seluas 532.143 ha yang status tipologinya didominasi oleh hutan (87%), sedangkan sisanya sebagai nonhutan (13%). Bentang Alam KEE Wehea-Kelay penuh dengan warisan kekayaan flora, fauna, dan nilai sosial budaya masyarakat yang masih terjaga.

    Unduh
  • Raja Ampat, Indonesia located in the Coral Triangle, the heart of marine biodiversity has a rich history of traditional management, which included area-based management tools akin to modern marine protected areas (MPAs).

    The bridging role of non-governmental organizations in the planning, adoption, and management of the marine protected area network in Raja Ampat, Indonesia

    Buku/Jurnal

    Raja Ampat, Indonesia located in the Coral Triangle, the heart of marine biodiversity has a rich history of traditional management, which included area-based management tools akin to modern marine protected areas (MPAs).

    Unduh
  • The mangrove ecosystems in KKP3K KDPS
covers 22,213 ha, representing about 25% of the mangrove area in Berau Regency.

    Brackish Water Pond Polyculture in Mangrove Areas

    Buku/Jurnal

    A 2018 study measured the area of mangroves in Berau Regency at 86,087 ha, located in coastal and small islands (Agus et al., 2019). The mangrove ecosystems in KKP3K KDPS covers 22,213 ha, representing about 25% of the mangrove area in Berau Regency.

    Unduh
  • Wehea-Kelay is a tropical rainforest landscape in East Kalimantan with a total area of 532,143 ha.

    Avifauna in the Wehea-Kelay Landscape

    Buku/Jurnal

    Wehea-Kelay is a tropical rainforest landscape in East Kalimantan with a total area of 532,143 ha. It has high conservation values since it is a home to at least 600 individuals of critically endangered bornean orangutans and other wildlife.

    Unduh
  • BHS coastal ecosystems and the communities that
depend on them are subject to multiple local and global
threats (Mangubhai et al., 2012).

    The Bird's Head Seascape Marine Protected Area network—Preventing biodiversity and ecosystem service loss amidst rapid change in Papua, Indonesia

    Buku/Jurnal

    The Bird's Head Seascape (BHS), Papua, Indonesia is located within the epicenter of global marine biodiversity and has been the focus of recent conservation efforts to protect marine resources.

    Unduh
  • Peraturan Bupati tentang perlindungan dan pengelolaan sumber daya pesisir dan laut berbasis masyarakat hukum adat Barata Kahedupa dalam wilayah Pulau Kaledupa di Kabupaten Wakatobi.

    Perbu MHA Kaledupa

    Buku/Jurnal

    Peraturan Bupati tentang perlindungan dan pengelolaan sumber daya pesisir dan laut berbasis masyarakat hukum adat Barata Kahedupa dalam wilayah Pulau Kaledupa di Kabupaten Wakatobi.

    Unduh
  • Perlindungan dan Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut Berbasis Masyarakat Hukum Adat Kawati dalam Wilayah Pulau Tomia di Kabupaten Wakatobi

    Perbup MHA Tomia

    Buku/Jurnal

    Perlindungan dan Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut Berbasis Masyarakat Hukum Adat Kawati dalam Wilayah Pulau Tomia di Kabupaten Wakatobi.

    Unduh
  • Bentang Laut Kepala Burung (BLKB) di Papua, Indonesia, merupakan pusat keanekaragaman hayati laut dunia sertamenjadi
prioritas upaya konservasi. Hingga tahun 2020, upaya konservasi laut yang dipimpin oleh Pemerintah Indonesia
yang bermitra dengan masyarakat sipil dan masyarakat setempat, telah berhasil menetapkan lebih dari 23,6 jutahektar
menjadi kawasan konservasi, termasuk seluas 5,2 juta hektar melalui penetapan dan pengelolaan Kawasan
Konservasi Perairan (KKP) di BLKB.

    SOTS: Jejaring Kawasan Konservasi Perairan di Bentang Laut Kepala Burung Papua 2019

    Buku/Jurnal

    Bentang Laut Kepala Burung (BLKB) di Papua, Indonesia, merupakan pusat keanekaragaman hayati laut dunia serta menjadi prioritas upaya konservasi. Hingga tahun 2020, upaya konservasi laut yang dipimpin oleh Pemerintah Indonesia yang bermitra dengan masyarakat sipil dan masyarakat setempat.

    Unduh
  • MPAs and MPA Networks play an important role in conservation and management in
Indonesia. However, they can only achieve their objectives if they are well designed and
effectively managed (Green et al. 2014, Gill et al. 2017, Giakoumi et al. 2018).

    A Framework for Designing Marine Protected Areas and Marine Protected Area Networks In Indonesia

    Buku/Jurnal

    MPAs and MPA Networks play an important role in conservation and management in Indonesia. However, they can only achieve their objectives if they are well designed and effectively managed (Green et al. 2014, Gill et al. 2017, Giakoumi et al. 2018).

    Unduh
  • Pada kondisi ini, mengenalkan upaya untuk menjaga lingkungan sejak
dini kepada anak-anak melalui pendidikan lingkungan hidup menjadi
penting. Pendekatan dalam modul pendidikan lingkungan hidup yang
mengintegrasikan beberapa cabang ilmu mengenai perikehidupan
manusia serta kaitannya dengan berbagai aspek sangat kontesktual
dengan situasi saat ini.

    Modul Pendidikan Lingkungan Hidup Perubahan Iklim dan Pariwisata Kelas VI

    Buku/Jurnal

    Pada kondisi ini, mengenalkan upaya untuk menjaga lingkungan sejak dini kepada anak-anak melalui pendidikan lingkungan hidup menjadi penting. Pendekatan dalam modul pendidikan lingkungan hidup yang mengintegrasikan beberapa cabang ilmu mengenai perikehidupan manusia.

    Unduh
  • Sebagai akibat dari masih banyaknya ikan juvenil (immature) yang tertangkap, kami merekomendasikan pendekatan bertahap untuk penerapan ukuran ukuran minimum, dimulai dengan menaikan batas perdagangan.

    Penentuan Ukuran atau Berat Minimum Jenis Ikan yang Boleh Ditangkap dan Diperdagangkan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia

    Buku/Jurnal

    Sebagai akibat dari masih banyaknya ikan juvenil (immature) yang tertangkap, kami merekomendasikan pendekatan bertahap untuk penerapan ukuran ukuran minimum, dimulai dengan menaikan batas perdagangan.

    Unduh
  • Salah satu panduan kerja
sekaligus sebagai rujukan untuk memahami secara utuh tentang proses
pembangunan di desa, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang
berlaku.

    Panduan SIGAP Pesisir YKAN

    Buku/Jurnal

    Salah satu panduan kerja sekaligus sebagai rujukan untuk memahami secara utuh tentang proses pembangunan di desa, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

    Unduh