Saatnya Komunitas Pegang Kendali dalam Upaya Pelestarian Mangrove
Oleh Aji W Anggoro, Blue Carbon Program Manager | 06 Agustus, 2025 | 3-membaca
Indonesia memegang tanggung jawab global dengan luas hutan mangrove yang mencapai 3,44 juta hektare. (Kemenhut – Peta Mangrove Nasional, 2024. Tak hanya menjadi negara dengan kawasan mangrove terbesar di dunia, Indonesia juga berada di garis terdepan upaya untuk menghadapi ketahanan iklim, kehilangan keanekaragaman hayati, dan mata pencaharian masyarakat pesisir.
Baca juga: SIGAP Memberdayakan Desa-Desa Hutan
Ekosistem mangrove sendiri dikenal sebagai pelindung alami, menyerap energi gelombang, menyimpan karbon, dan menjadi tempat berkembang baik bagi ikan yang menjadi sumber pangan jutaan orang.
Dalam beberapa tahun terakhir, pendekatan konservasi berbasis komunitas semakin banyak diterapkan sebagai model praktis untuk melibatkan masyarakat lokal dalam mengelola kawasan pesisir yang krusial ini, dan terbukti efektif.
Komunitas ataupun masyarakat lokal sering menjadi yang pertama menyadari perubahan lingkungan, merespons ancaman lokal, dan memiliki kepedulian paling besar terhadap masa depan ekosistem mereka. Namun, seiring meningkatnya skala dan kompleksitas upaya restorasi mangrove, semakin jelas bahwa keberlanjutan adalah kunci utama.
Baca selengkapnya: thejakartapost.com