Tangkapan Nelayan
Hasil Tangkapan Nelayan Para nelayan sedang berada diatas perahu dengan hasil tangkapannya sesuai dengan metode perikanan berkelanjutan. © YKAN

Perspektif

Pendataan ikan, Demi Tetap Makan Ikan di Masa Depan

Quote

Masih banyak ikan di laut

Kalimat itu sudah menjadi candaan sehari-hari di kehidupan kita. Namun, apakah benar ikan di laut masih banyak?

Salah satu tantangan besar dalam pengelolaan perikanan berkelanjutan di Indonesia adalah minimnya informasi mengenai stok ikan. Tanpa data yang cukup, kita tidak akan tahu pasti berapa banyak ikan yang kita tangkap, jenis apa yang populasinya semakin langka, dan apakah cara menangkap ikan sudah mempertimbangkan kelestarian lingkungan? Jika tidak ada informasi tersebut, bagaimana kita bisa mencari cara untuk melestarikannya?

Untuk itu, YKAN mengembangkan metode dan teknologi pengumpulan data perikanan yang disebut Crew-Operated Data Recording Systems (CODRS). Sistem pendataan ini diterapkan oleh 560 mitra nelayan YKAN di 11 Wilayah Pengelolaan Perikanan di Indonesia (WPP), yang dilibatkan secara langsung dalam pengumpulan data dan informasi jumlah tangkapan ikan, lokasi melaut, dan informasi tambahan lainnya terkait operasionalisasi setiap kali melaut.  Metode CODRS dikembangkan sejak tahun 2015 dan mulai diterapkan secara luas sejak tahun 2016.

Tata cara penggunaan CODRS:

  • Ikan hasil tangkapan nelayan diletakkan pada papan ukur;
  • Lalu difoto untuk diketahui ukuran panjang dan jenisnya;
  • Hasil foto diserahkan kepada tim riset YKAN di lapangan untuk diidentifikasi jenisnya dan dicatat panjangnya;
  • Dilakukan proses verifikasi untuk memastikan bahwa data telah diproses dengan benar dan sesuai dengan foto yang diambil;
  • Data kemudian disimpan dalam sebuah basis data.

Dengan metode CODRS ini, YKAN berhasil mengumpulkan data sebanyak 6 juta gambar untuk perikanan kakap dan kerapu di 11 WPP selama periode tahun 2016-2022 dan sekitar 700 ribu gambar untuk perikanan tuna di WPP 713, 714, dan 715 selama periode tahun 2017-2022. Data tersebut kemudian disampaikan secara berkala setiap tahun kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) agar dapat dimanfaatkan dalam penyusunan strategi pengelolaan (Harvest Strategy) dan Rencana Pengelolaan Perikanan untuk mendukung perikanan yang berkelanjutan.

Pengelolaan perikanan berkelanjutan penting dilakukan agar kita dapat memanfaatkan sumber daya laut secara berkesinambungan dalam jangka panjang. Data stok ikan bukan hanya memberikan infromasi terkini mengenai status perikanan tangkap, tetapi juga dapat  membantu pengelolaan perairan kita. Dengan begitu, kita tetap bisa makan ikan laut segar yang lezat dan terus berlimpah di masa depan.

Kamu juga bisa berkontribusi!

Klik tombol di bawah ini untuk menjaga keberlanjutan perikanan di Indonesia

Donasi