Global Ocean Innovation Challenge
Keterangan Foto Pendaftaran Global Ocean Innovation Challenge dibuka hingga 6 Februari 2026 © Ribka Malise

Kampanye Alam

Global Ocean Innovation Challenge

Mendorong Inovasi Teknologi untuk Pengelolaan Laut Indonesia yang Berkelanjutan

Indonesia berada di pusat keanekaragaman hayati laut dunia. Lebih dari 75 persen spesies terumbu karang global dan ribuan spesies ikan hidup di perairannya yang menopang kehidupan dan penghidupan.

Namun, di tengah besarnya potensi tersebut, tantangan pengelolaan perikanan skala besar dan kawasan konservasi perairan masih membutuhkan penguatan, terutama dalam hal ketersediaan data, sistem pemantauan, dan penegakan aturan yang efektif.

Menjawab kebutuhan tersebut, Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) bersama The Nature Conservancy (TNC) dan Newlab meluncurkan Global Ocean Innovation Challenge, sebuah panggilan terbuka bagi usaha rintisan teknologi untuk berkolaborasi mendukung upaya konservasi laut di Indonesia dan kawasan Asia Pasifik. Program ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan informasi dan teknologi yang selama ini menjadi hambatan dalam pengelolaan laut yang berkelanjutan.

Shark Patrol Captures a group of blacktip reef sharks gliding in formation along a shallow reef. Their presence shows how important healthy coastal habitats are for species that patrol these waters every day. (Merekam sekelompok hiu karang berujung hitam yang berenang berbaris rapi di sepanjang terumbu karang dangkal. Kehadiran mereka menunjukkan betapa pentingnya habitat pesisir yang sehat bagi spesies yang berpatroli di perairan ini setiap hari. © Ribka Malise/KontesFotoVideo YKAN

Inisiatif ini sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam memperkuat tata kelola perikanan berkelanjutan dan pengelolaan kawasan konservasi perairan, termasuk komitmen Indonesia untuk melindungi 30 persen wilayah laut pada 2045.

Dalam konteks tersebut, inovasi teknologi dipandang sebagai salah satu kunci untuk meningkatkan efektivitas pengawasan, memperluas cakupan pemantauan, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data.

Global Ocean Innovation Challenge menjadi penghubung antara kebutuhan nyata di lapangan, yang dihadapi pemerintah, masyarakat pesisir, dan pengelola kawasan konservasi dengan solusi teknologi yang dikembangkan oleh usaha rintisan. Program ini akan berfokus pada pemantauan dan penegakan hukum perikanan skala besar, serta pemantauan dan pengelolaan kawasan konservasi perairan, dua aspek yang menjadi prioritas dalam agenda pembangunan kelautan nasional.

Usaha rintisan terpilih akan bekerja secara kolaboratif dengan tim YKAN, TNC, dan Newlab untuk merancang serta mengimplementasikan proyek percontohan di Indonesia. Proses ini dilakukan dengan pendekatan kolaboratif, memastikan bahwa teknologi yang diuji relevan dengan kebutuhan di lapangan.

lanskap bawah laut
Keindahan di Bawah Pulau Hiri Di bawah perairan Pulau Hiri di utara Ternate tersimpan keindahan bawah laut yang memesona, sebanding dengan pesona hutan lebat dan lanskap daratannya. © Purwanto Nugroho/KontesFotoVideo YKAN

Daftarkan Segera!

Pendaftaran Global Ocean Innovation Challenge dibuka hingga 6 Februari 2026.

Selain dukungan teknis dan keahlian tematik, peserta juga akan memperoleh hibah tanpa ekuitas dengan total pendanaan sebesar USD 200.000, akses ke jejaring investor, serta sumber daya pengembangan prototipe.

Proyek percontohan dijadwalkan mulai berjalan pada bulan Maret 2026, dengan tujuan menghasilkan dampak yang terukur dan model implementasi yang dapat direplikasi dan diadopsi dalam jangka panjang. Pembelajaran dari program ini diharapkan dapat memperkaya praktik pengelolaan laut di Indonesia, sekaligus memberikan kontribusi pada pengembangan strategi konservasi laut di tingkat global.

Global Ocean Innovation Challenge merupakan bagian dari komitmen jangka panjang untuk mendukung Indonesia dalam mewujudkan laut yang sehat dan produktif, melalui kolaborasi lintas sektor dan pemanfaatan inovasi yang bertanggung jawab.

Usaha rintisan yang memiliki solusi teknologi untuk mendukung pengelolaan perikanan dan kawasan konservasi perairan di Indonesia diundang untuk berpartisipasi dan menjadi bagian dari upaya bersama menjaga laut Indonesia untuk generasi mendatang.

Informasi dan Pendaftaran

Pendaftaran Global Ocean Innovation Challenge dibuka hingga 6 Februari 2026.

Selengkanya