BLUD UPTD Kawasan Konservasi Perairan Kepulauan Raja Ampat dan YKAN Perkuat Kolaborasi Pengelolaan Kawasan Konservasi
Media Contacts
-
Nugroho Arif Prabowo
Yayasan Konservasi Alam Nusantara
Email: nprabowo@ykan.or.id
Badan Layanan Umum Daerah Unit Pelaksana Teknis Daerah Kawasan Konservasi Perairan (BLUD UPTD KKP) Kepulauan Raja Ampat bersama Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) menandatangani perjanjian kerja sama tentang Pengelolaan Kawasan Konservasi di Perairan Kepulauan Raja Ampat. Perjanjian kerja sama ini mencakup periode tahun 2026 hingga 2028.
Penandatanganan yang dilaksanakan di Sorong pada 11 September 2026 tersebut menandai komitmen kedua pihak untuk memperkuat pengelolaan kawasan konservasi yang efektif dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui pengelolaan sumber daya laut yang bertanggung jawab.
Perairan Kepulauan Raja Ampat merupakan salah satu kawasan dengan keanekaragaman hayati laut tertinggi di dunia. Kekayaan ekosistem terumbu karang, padang lamun, dan mangrove yang dimilikinya menjadi aset strategis bagi pembangunan daerah maupun nasional.
Di saat yang sama, masyarakat adat di Raja Ampat telah membuktikan bahwa kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun seperti sasi berperan penting dalam menjaga kelestarian sumber daya pesisir dan laut. Oleh karena itu, pengelolaan kawasan konservasi perlu terus dilakukan melalui pendekatan yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan, kebijakan pemerintah, dan nilai-nilai adat yang hidup di tengah masyarakat.
Kepala BLUD UPTD KKP Kepulauan Raja Ampat Hasan Makasar mengatakan, perjanjian kerja sama ini menjadi langkah penting untuk memperkuat tata kelola kawasan konservasi melalui kolaborasi yang lebih erat dengan berbagai pihak.
"Kemitraan dengan YKAN ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan kawasan konservasi di Raja Ampat. Kami ingin memastikan bahwa upaya perlindungan keanekaragaman hayati berjalan seiring dengan penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas masyarakat, serta terjaganya nilai-nilai adat yang menjadi landasan pengelolaan sumber daya alam di Raja Ampat selama ini," ujarnya.
Perjanjian kerja sama ini bertujuan membangun sinergi yang lebih kuat antara kedua pihak dalam mengoptimalkan pengelolaan kawasan konservasi di Perairan Kepulauan Raja Ampat. Melalui kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan kawasan konservasi, memperkuat kelembagaan BLUD UPTD KKP Kepulauan Raja Ampat, mendukung pemanfaatan sumber daya kelautan secara berkelanjutan, meningkatkan ketahanan ekosistem terhadap perubahan iklim, serta mendorong tumbuhnya ekonomi masyarakat yang selaras dengan upaya pelestarian alam.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Barat Daya Absalom Solossa menyampaikan bahwa keberhasilan menjaga Raja Ampat memerlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, masyarakat adat, mitra pembangunan, dan seluruh pemangku kepentingan.
"Raja Ampat merupakan warisan alam yang memiliki nilai ekologis, ekonomi, dan sosial yang sangat tinggi. Kolaborasi seperti ini penting untuk memastikan kawasan konservasi mampu memberikan manfaat jangka panjang, baik bagi kelestarian sumber daya laut maupun bagi kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada ekosistem pesisir dan laut," katanya.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya bersama memastikan Raja Ampat tetap menjadi salah satu kawasan konservasi laut terbaik di dunia, di mana kekayaan keanekaragaman hayati, kearifan masyarakat adat, dan kesejahteraan masyarakat dapat terus terjaga secara berkelanjutan bagi generasi sekarang maupun mendatang.
"Konservasi yang efektif hanya dapat dicapai melalui kemitraan yang kuat. Melalui kerja sama ini, YKAN akan terus mendukung penguatan pengelolaan kawasan konservasi, penguatan kapasitas masyarakat dan kelembagaan, pengelolaan perikanan yang berkelanjutan, serta berbagai upaya adaptasi terhadap perubahan iklim sehingga manfaat konservasi dapat dirasakan oleh masyarakat sekaligus menjaga kekayaan hayati Raja Ampat untuk generasi mendatang," pungkas Direktur Program Kelautan YKAN Muhammad Ilman.
Tentang YKAN
Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) adalah organisasi nirlaba berbasis ilmiah yang hadir di Indonesia sejak 2014. Memiliki misi melindungi wilayah daratan dan perairan sebagai sistem penyangga kehidupan, kami memberikan solusi inovatif demi mewujudkan keselarasan alam dan manusia melalui tata kelola sumber daya alam yang efektif, mengedepankan pendekatan nonkonfrontatif, serta membangun jaringan kemitraan dengan seluruh pihak kepentingan untuk Indonesia yang lestari. Untuk informasi lebih lanjut kunjungi ykan.or.id.