Pohon hutan kalimantan.
Keterangan Foto Hutan lebat di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, menjadi latar praktik Integrated Area Development (IAD) Lanskap Kayan. © Peter Larson

Perspektif

Bulungan Melawan Arus Pembangunan

Oleh Indah Astuti, Social Forestry Specialist | 11 Juni, 2026 | 2-menit membaca

Indah Astuti
Indah Astuti Social Forestry Specialist

More

Di tengah pekatnya krisis global-perubahan iklim yang kian ekstrem, hilangnya keanekaragaman hayati, serta jurang kemiskinan yang tak kunjung menyempit-Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, justru menawarkan sesuatu yang langka: harapan berbasis praktik nyata.

Baca juga: Sistem FishFace Terobosan untuk Menjaga Populasi Ikan di Indonesia

Lewat model pembangunan kawasan terintegrasi Integrated Area Development (IAD) bertema Tenguyun Hutanku, Bulungan menunjukkan bahwa pembangunan tidak harus memilih antara hutan atau kesejahteraan, antara konservasi atau kemajuan ekonomi.

Bulungan, Kaltara.
Keterangan Foto Dari udara, Desa Long Telenjau di Bulungan, Kalimantan Utara, tampak dikelilingi hamparan hijau yang luas. © YKAN

Penandatanganan IAD Lanskap Kayan pada 20 Desember 2023 menandai tonggak penting komitmen politik dan moral Pemerintah Kabupaten Bulungan bersama masyarakat.

Kawasan yang dikelola mencakup 18 desa dengan luas 568.182 hektar, sebuah bentang alam yang tidak hanya besar secara geografis, tetapi juga strategis secara ekologis dan sosial. Selengkapnya baca di sini.

Indah Astuti

Indah Astuti, Social Forestry Specialist YKAN ITP sejak 2023, fokus pada konservasi, pengelolaan hutan, dan pemberdayaan masyarakat.

More About Indah Astuti