Model baru restorasi agar tambak udang bisa berdampingan dengan pemulihan mangrove
Oleh Muhammad Ilman, Director of Indonesia Ocean Program; Aji W Anggoro, Blue Carbon Program Manager | 11 Sep, 2025
Indonesia adalah salah satu produsen udang terbesardi dunia. Namun gelar tersebut harus dibayar mahal dengan kerusakan lingkungan yang ditimbulkan industri ini. Kita sudah kehilangan seperempat hutan mangrove, sebagian besar akibat pembukaan lahan untuk tambak baru dalam kurun tahun 1980 hingga 2005.
Baca juga: Sinergi Menjaga Keanekaragaman Hayati Wehea-Kelay
Solusi yang ditawarkan selama bertahun-tahun adalah “silvofishery”. Metode ini berupa penanaman mangrove di dalam tambak udang untuk memulihkan hutan sekaligus mendukung budi daya udang.
Namun, riset terbaru kami di Berau, Kalimantan Timur, menunjukkan hasil berbeda dari asumsi umum. Kami menggabungkan pengamatan lapangan mendalam dengan data satelit untuk menelusuri hubungan rumit antara mangrove dan tambak udang tradisional.
Baca selengkapnya: tempo.co