Tambak SECURE
Keterangan Foto Salah satu contoh denah tambak yang menggunakan pendekatan SECURE di Kampung Pegat Batumbuk, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. © YKAN

Perspektif

Riset temukan cara pulihkan mangrove dan tambak udang sekaligus

Oleh Muhammad Ilman, Director of Indonesia Ocean Program; Aji W Anggoro, Blue Carbon Program Manager | 12/10/2025

Indonesia sudah kehilangan sekitar seperempat tutupan mangrove sejak 1980-an. Penyebab utamanya adalah pembukaan hutan mangrove untuk ekspansi tambak udang. Karena itu, pintu masuk untuk memulihkan mangrove juga harus dimulai lewat tambak-tambak tersebut.

Baca juga: Pertemuan dengan Orang Utan di Taman Nasional Kutai

Namun, penyelesaiannya menjadi kompleks karena budidaya udang adalah mata pencaharian utama bagi masyarakat pesisir sekaligus menjadi komoditas dengan nilai ekspor tertinggi dari sektor perikanan.

SECURE (shrimp carbon aquaculture) Inisiatif untuk merestorasi ekosistem mangrove dan meningkatkan produksi tambak tradisional dengan memperkecil areal budi daya hingga 20% dan memanfaatkan 80% untuk lahan ekosistem mangrove.

Oleh sebab itu, ada dua pertanyaan besar yang mesti dijawab terlebih dahulu. Pertama, apakah budi daya tambak udang bisa berjalan berdampingan dengan restorasi mangrove? Bagaimana caranya?

Baca selengkapnya disini.