Menggandeng Masyarakat: Membangun Kapasitas Mendukung Perlindungan Penyu
Oleh Sally Kailola, Head of Creative Communication | 15 Juni, 2026 | 3 menit membaca
Cerita ini merupakan bagian kedua dari cerita bersambung. Artikel pertama dapat ditemukan di sini.
Penyu sangat sensitif terhadap aktivitas manusia. Kegiatan kecil manusia dapat menyebabkan mereka gagal bertelur. Karena itu, perlindungan pantai peneluran harus melibatkan masyarakat yang tinggal dan beraktivitas langsung di wilayah tersebut.
Di tengah berbagai tantangan dalam perlindungan penyu, harapan tetap tumbuh melalui langkah-langkah nyata di lapangan. Bersama para mitra dan masyarakat lokal, kami terus memperkuat upaya pelestarian melalui kegiatan pemantauan habitat dan populasi penyu di kawasan Berau, termasuk di KKP3K KDPS.
Baca juga: Menuju Status Taman Bumi Sangkulirang-Mangkalihat
Upaya menjaga penyu di Berau tidak hanya datang dari para peneliti, tetapi juga tumbuh dari kekuatan masyarakat itu sendiri. Melalui bimbingan teknis yang dirancang dengan pendekatan citizen science, kami membuka ruang bagi masyarakat untuk menjadi bagian langsung dari upaya konservasi. Mereka tidak hanya mendengar, tetapi juga belajar tentang biologi dan ekologi penyu, mengenali berbagai spesies, mempelajari daur hidupnya, hingga memahami berbagai ancaman yang dihadapi penyu di laut dan di pesisir. Dari ruang belajar sederhana, pengetahuan itu perlahan tumbuh menjadi kesadaran kolektif. Lebih dari itu, pembelajaran berlanjut langsung di lapangan.
Di bawah langit terbuka dan di sepanjang pantai, para peserta belajar membaca jejak penyu di pasir, mencatat sarang, dan memahami tanda-tanda kehidupan yang sering luput dari perhatian.
Menarik sekali berbincang dengan mereka tentang apa yang mereka lakukan dalam pelatihan ini. Menurut mereka, ini lebih dari sekadar keterampilan. Keterlibatan mereka dalam pelatihan ini menumbuhkan rasa memiliki, tanggung jawab, dan harapan bahwa masyarakat pesisir dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga penyu dan ekosistem laut tempat mereka tinggal.
Seru ya? Nah, bagaimana dengan terobosan teknologi yang dapat digunakan untuk memantau kondisi habitat dan populasi penyu? Lanjutkan membaca ceritanya di sini.